Menu
items. ▼ View Cart

Sejarah Hari Batik Nasional

ilustrasi
Sejarah hari batik nasional berawal dari penetapan batik sebagai hasil kebudayaan Indonesia oleh
salah satu lembaga internasional yang membidangi kebudayaan, UNESCO. Badan PBB itu menetapkan batik Indonesia pada 02 Oktober 2009. Bahkan, pada tanggal itu juga UNESCO mencangkan hari batik internasional.
UNESCO menyatakan bahwa batik merupakan Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Dengan alasan itulah batik perlu akui di mata internasional agar tetap terjaga.
Melalui laman resminya, UNESCO memaparkan, batik Indonesia memiliki banyak simbol yang bertautan erat dengan status sosial, kebudayaan lokal, alam dan sejarah itu sendiri. Batik merupakan identitas bangsa Indonesia serta menjadi bagian penting seseorang di Indonesia sejak lahir hingga meninggal.
Sejarah hari batik nasional pun ditetapkan oleh pemerintah Indonesia jatuh pada tanggal pengakuan lembaga PBB itu terhadap ekspresi seni nusantara.  “Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 17 November 2009 menerbitkan Keputusan Presiden No 33 Tahun 2009 tentang Hari Batik nasional," tulis laman setkab.go.id, Selasa (02/10/2012).
Selain untuk menumbuhkan kesadaran terhadap hasil budaya asli nusantara, pemerintah menetapkan Hari Batik Nasional juga untuk meningkatkan ekonomi mikro, khususnya pelaku industri batik. "Kepada kalangan institusi yang telah mewajibkan seragam batik kepada para pegawainya, pemerintah menyampaikan terima kasih dan penghargaan. Saat ini sudah ada tiga warisan budaya khas Indonesia yang diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia yakni batik, keris, dan wayang," tulis laman resmi pemerintah tersebut.

Begitulah sejarah hari batik nasional. Semoga hari batik nasional menjadi hari di mana batik benar-benar mendapat tempat di masyarakat Indonesia.

0 Reviews:

Post a Comment

Powered by Blogger.

© Mugirahayu Batik
E-commerce template by Irsah inDesigns.